Wednesday, April 22, 2015

LPMAK HARUS MENUJU KEARAH KEPEMIMPINAN YANG TERBAIK


 Kepemimpinan Kepala Biro Pendidikan LPMAK Harus Melihat Secara Cerdas Dan Memperhatikan Peluang-Peluang Bagi Pencapaian Tujuan Visi Dan Misi LPMAK Secara Khusus, serta Mengkonsentrasikan Diri Pada Area Kerjanya, Memfokuskan Diri Pada Upaya Mengindentifikasi Dan Kemudian Memperbaiki Faktor-Faktor Keterbelakangan. Kepemimpinan tentu saja tidak hanya membutuhkan kecerdasan, tetapi yang lebih penting adalah moral dan nurani. Hanya moral dan nurani yang mampu membuat kepemimpinan menjadi teguh dan konsisten pada apa yang menjadi tujuan awal dari visi dan misi itu sendiri. para pemimpin yang seharusnya ditunjuk adalah orang-orang yang memiliki integritas, loyalitas, dan dedikasi, dan bukan sebaliknya, Ini karena para pemimpin harus dituntut untuk menjadi penggerak pada unit kerjanya masing-masing berdasarkan pengalamannya. Dalam kaitannya dengan kepemimpinan kepala biro pendidikan lembaga pengembangan masyarakat amungme dan kamoro (LPMAK) sampai saat ini belum ada membuka peluang bagi anak-anak suku amungme kamoro yang sebenarnya, seperti memfasilitasi anak amungme kamoro untuk masuk di perguruan tinggi dengan jurusan jurusan yang tertentu seperti kedokteran,teknik,mipa,pertambangan,penerbangan dan ilmu pasti lainnya maupun kuliah di luar negeri. Dari tahun ke tahun belum perna Revisi pedoman beasiswa LPMAK sampai saat ini, padahal pada tahun 2011 lalu kami mahasiswa LPMAK perna singung dan diprotes masalah pedoman beasiswa LPMAK di ruang rektorat universitas sam ratulangi manado saat pertemuan dengan kepala biro pendidikan LPMAK pak paskalis abner, karena kami melihat didalam buku pedoman tersebut tidak ada pasal atau bab yang mengatur tentang anak-anak amungme dan kamoro berdasarkan hal itu maka, Dalam rapat komisi beasiswa lembaga pengembangan masyarakat amungme dan kamoro tahun 2014 ini, dimohon kerjasama yang baik mengadakan pemilihan kepala biro pendidikan lembaga pengembangan masyarakat amungme dan kamoro yang baru, supaya kepala biro pendidikan yang terpilih akan merevisi buku pedoman beasiswa LPMAK yang lama. Mengingat ketertingalan dan keterbelakangan tesebut maka saya atas nama penulis januarius jawame menyampaikan saran kepada pihak pimpinan LPMAK bahwa: 1. Yang menjadi kepala biro pendidika LPMAK adalah bagi mereka yang staf, lama kerja paling lama 3 - 4 tahun agar supaya mereka itu benar benar tahu masalah di bidang biro pendidikan LPMAK dan tahu persis masalah – masala di setiap mitra kerja sama yang ada di setiap kota studi di Indonesia, dalam hal ini kepala staf anak dan pemuda pak okto jangkup adalah salah satu harapan untuk menjadi kepala biro pendidikan LPMAK,karena beliau ini mempertahankan dari tahun 2011 sampai tahun 2014 saat ini, akhirnya sampai saat ini pun beliau sadar bahwa kami masyarakat amungme – kamoro dan 5 suku krabat lain di timika sangat tertinggal maka beliau punya niat untuk menyekolahkan anak 7 suku yang berasal dari kab.mimika melalui LPAMK timika ,akhirnya beliau bekerja keras untuk memanusiakan anak 7 suku di timika dan beliau selalu turun di lapangan/ di setian kota studi di Indonesia maupun luar negeri, jadi mohon beri kesempatan buat orang yang punya keinginan di bidang sumber daya manusia seperti beliau agar ada perubahan di bagian pendidikan. 2.Alasannya Penulis perna bercerita dengan orang - orang tua di kampung tsinga masalah program LPMAK namun Tanggapan dari orang – orang tua dari tsinga Terhadap LPMAK Dalam meningkatkan Sumberdaya Manusia Di Kabupaten Mimika khususnya di bidang pendidikan belum puas dengan program yang di lakukan oleh LPMAK sendiri. Dikarenakanpeserta program beasiswa menjalani perkuliahan regular melalui Biro Pendidikan menjalin kerjasama dengan sejumlah perguruan tinggi dan SMU dalam hal program matrikulasi selama tahun 2007,walau program matrikulasi sangat membantu namun ada sekitar 75% dari setiap peserta program beasiswa bahkan orang tua beranggapan bahwa di sisi positif itu baik tapi di lihat dari sisi lain kalau program tersebut menghambat atau dengan kata lain memperlambat proses penyelesaian pendidikan untuk itu LPMAK dapat mempertimbangan dengan baik tentang hal tersebut. Kerjasama LPMAK dengan beberapa lembaga pendidikan tinggi untuk program matrikulasi itu juga memperhatikan berbagai hal diantaranya disiplin, materi belajar dan sanksi kepada peserta program yang melanggar aturan. Di sisi lain Musuh utama dari pendidikan nasional adalah kemiskinan dan kebodohan. Sebagai bangsa yang terus berjuang mengentaskan kebodohan, salah satu target yang harus dikejar adalah melawan kedua musuh tersebut. Pengentasan kemiskinan dan kebodohan memerlukan upaya yang sungguh-sungguh dengan satu sistem pendidikan nasional yang harus dipersiapkan oleh LPMAK secara matang agar mampu mengantisipasi tantangan masa depan. Harapan orang – orang tua dalam diskusi saat itu bahwa. Lembaga Pengembangan Masyarakat Amungme dan Kamoro (LPMAK) terus memberdayakan putra putri asal Amungme dan Kamoro melalui program pendidikan bukan sekadar slogan belaka, namun itu harus di laksanakan dan di implementasikan dalam program-program peningkatan SDM di Kabupaten Mimika, Implementasi dari komitmen tersebut adanya pak okto jangkup sehingga beberapa tahun akhirnya ini beliau sudah megupayakan anak amungme dan kamoro mengirim ke luar timika, melalui program beasiswa LPMAK,untuk itu kebijakan beliau ini sangat luar biasa karena adanya beliau maka beliau sendiri penyaringan peserta langsung turun di kampunng kampung sehingga anak – anak kami bisa sekolah di luar timika,untuk itu harapan dari orang- orang tua juga sama pendapat dengan saran saya di atas yaitu pak okto jangkup harus menjadi kepala biro pendidika LPMAK agar beliau terus memperhatikan anak – anak kami yang masih belum selesai SD,SMP,maupun SMA yang ada. Di sisi lain Program pengembangan masyarakat amungme dan kamoro yang dilakukan LPMAK sebagai penanggungjawab dan pengelola Dana Kemitraan PT Freeport Indonesia (PTFI) tidak bisa dihentikan begitu saja, apalagi sampai menghentikan pendanaan untuk program yang sedang berjalan. Sebagai lembaga yang berbadan hukum, LPMAK juga memiliki legalitas dalam hal pengelolaan keuangan. Pendidikan merupakan sebuah kebutuhan dan setiap warga negara berhak mendapat kesempatan untuk memperoleh pendidikan dasar dengan harapan akan memperoleh pendidikan lanjutan. Dengan memiliki dan dibekali kemampuan dasar itu, maka ia akan memiliki harga diri, dapat menambah wawasan melalui kemampuan membaca, sehingga ia menjadi warga negara yang tidak picik, mampu menerima pembaruan dan meningkatkan kemampuannya,untuk itu di harapkan kepada LPMAK tidak hanya melihat dan mengambil anak-anak asli yang ada di sekitar kota Timika saja tetapi LPMAK harus bisa memberikan banyak sosialisasi ke bagian pedalaman dan pesisir agar anak-anak yang berada di daerah tersebut bisa merasakan dunia pendidikan, untuk itu kami orang – orang tua dari kampung berharap okto jangkup harus menjadi kepala biro pendidikan LPMAK agar tahun- tahun yang akan datang harus sama dengan tahun 2012 dan 2013,karena 2 tahun yang sudah lalui pak okto jangkup sudah turun di kampung – kampong dan menyekolahkan anak di luar timika. Semua masukan dari orang- orang tua diatas ini saya penulis menyimpulkan bahwa.Satu langkah baik dapat dilihat dari Ketika kampanye Pendidikan berlangsung, banyak masukan dari para orang tua maupun tokoh masyarakat agar kampanye tersebut dapat terus diikuti dengan kegiatan-kegiatan yang dapat merangsang anak Amungme dan Kamoro untuk dapat berpikir tentang pentingnya sekolah. Di sini dapat diartikan bahwa pada prinsipnya anak-anak memiliki niat untuk maju, namun butuh pendekatan tersendiri untuk memahami lebih dekat apa sebenarnya yang diinginkan oleh anak tersebut. Jika hanya sekedar berbicara guna mendiskriminasikan pribadi atau daerah tersebut tidak akan membawah perubahan. Pentingnya support dari berbagai instansi terkait untuk secara serius melihat keterpurukan daerah merupakan hal yang diharapkan kaum intelektual.Di Mimika ada instansi Pemerintahan yang langsung menangani pendidikan, namun nampaknya belum ada upaya khusus yang dilakukan bagi kedua suku asli yaitu Suku Amungme dan Suku Kamoro tersebut. Misalnya banyak sekolah di pedalaman Kab. Mimika yang tidak ada gurunya karena guru turun ke Kota dan meninggalkan fungsinya sebagai seorang pendidik untuk itu LPMAK harus bekerjasama dengan pemerintah daerah untuk terus meningkatkan SDM karna pendidikan tersebut dapat membuka cakrawala berpikir tentang pendidikan bagi putra-putri daerah mimka, sehingga generasinya memiliki semangat untuk bersekolah. Hanya LPMAK saja yang sponsor putra- putri amungme kamoro tetapi pemkab.mimika juga harus memberikan inspirasi bagi putra-putri asli daerahnya dan benar-benar mengayomi anak suku asli yang semakin terpuruk di daerahnya sendiri yang sumber daya alamnya berlimpah ruah.


























No comments: