TUGAS 1
TUGAS 1
Nama :Eneas.Mulugol
NPM : 120813192
jurusan: : pemerintahan
jurusan: : pemerintahan
Pendahuluan
Perekonomian
memang hal yang diutamakan bagi sebuah Negara, maka dari itu mari kita
ketahui apa saja yang mempengaruhi system ekonomi. Berbagai permasalahan
ekonomi yang dihadapi oleh semua negara di dunia, hanya dapat
diselesaikan berdasarkan sistem ekonomi yang dianut oleh masing–masing
Negara. Persoalan
ekonomi timbul pada hakekatnya adalah adanya masalah pengolahan
alat-alat dan sumber pemuas kehidupan manusia, yang berupa faktor-
faktor produksi yaitu tenaga kerja, modal, sumber daya alam dan
keterampilan (skill) menjadi barang dan jasa. Sistem ekonomi merupakan
cabang ilmu ekonomi yang membahas persoalan pengambilan keputusan dalam
tata susunan organisasi ekonomi untuk menjawab persoalan-persoalan
ekonomi untuk mewujudkan tujuan nasional suatu negara.
Menurut
Dumairy (1966), Sistem ekonomi adalah suatu sistem yang mengatur serta
menjalin hubungan ekonomi antar manusia dengan seperangkat kelembagaan
dalam suat tatanan kehidupan, selanjutnya dikatakannya pula bahwa suatu
sistem ekonomi tidaklah harus berdiri sendiri, tetapi berkaitan dengan
falsafah, padangan dan pola hidup masyarakat tempatnya berpijak. Sistem
ekonomi sesungguhnya merupakan salah satu unsur saja dalam suatu supra
sistem kehidupan masyarakat. Sistem ekonomi merupakan bagian dari
kesatuan ideologi kehidupan masyarakat di suatu negara.Pada
negara-negara yang berideologi politik leiberalisme dengan rezim.
Permasalahan
A. Sebutkan dan jelaskan macam-macam system ekonomi
B. Apa yang dimaksud dengan permintaan dan penawaran
C. Apa yang anda ketahui dengan hukum permintaan dan penawaran serta factor-faktor
yang mempengaruhinya.
yang mempengaruhinya.
A. Sebutkan & jelaskan macam-macam system ekonomi
Macam-macam Sistem Ekonomi
Sistem ekonomi dibedakan menjadi 4 macam, yaitu :
1. Sistem Ekonomi Tradisional
2. Sistem Ekonomi Pasar (Liberal/Bebas)
3. Sistem ekonomi Komando (Terpusat)
4. Sistem Ekonomi Campuran
1. Sistem Ekonomi Tradisional
Sistem
ekonomi tradisional merupakan sistem ekonomi yang diterapkan oleh
masyarakat tradisional yang secara turun temurun dengan hanya
mengandalkan alam dan tenaga kerja.
Ciri dari sistem ekonomi tradisional adalah :
1. Teknik produksi dipelajari secara turun temurun dan bersifat sederhana
2. Hanya sedikit menggunakan modal
3. Belum mengenal pembagian kerja
Sistem ekonomi tradisional memiliki kelebihan sebagai berikut :
1. Tidak terdapat persaingan yang tidak sehat, hubungan antar individu sangat erat
2. Masyarakat merasa sangat aman, karena tidak ada beban berat yang harus dipikul
3. Tidak individualistis
1. Tidak terdapat persaingan yang tidak sehat, hubungan antar individu sangat erat
2. Masyarakat merasa sangat aman, karena tidak ada beban berat yang harus dipikul
3. Tidak individualistis
Kelemahan dari sistem ekonomi tradisional adalah :
1. Teknologi yang digunakan masih sangat sederhana, sehingga produktivitas rendah
2. Mutu barang hasil produksi masih rendah.
2. Sistem Ekonomi Pasar (Liberal/Bebas)
Sistem
ekonomi pasar adalah suatu sistem ekonomi dimana seluruh kegiatan
ekonomi mulai dari produksi, distribusi dan konsumsi diserahkan
sepenuhnya kepada mekanisme pasar.
Ciri dari sistem ekonomi pasar adalah :
1. Setiap orang bebas memiliki barang, termasuk barang modal
2. Setiap orang bebas menggunakan barang dan jasa yang dimilikinya
3. Aktivitas ekonomi ditujukan untuk memperoleh laba
Kelebihan dari sistem ekonomi antara lain:
1. Menumbuhkan inisiatif dan kreasi masyarakat dalam mengatur kegiatan ekonomi.
2. Barang yang dihasilkan bermutu tinggi, karena barang yang tidak bermutu tidak akan laku dipasar.
3. Efisiensi dan efektivitas tinggi karena setiap tindakan ekonomi didasarkan atas motif mencari laba.
Kelemahan dari sistem ekonomi antara lain:
1. Sulitnya melakukan pemerataan pendapatan
2. Cenderung terjadi eksploitasi kaum buruh oleh para pemilik modal
3. Munculnya monopoli yang dapat merugikan masyarakat.
3. Sistem Ekonomi Komando (Terpusat)
Sistem
ekonomi komando adalah sistem ekonomi dimana peran pemerintah sangat
dominan dan berpengaruh dalam mengendalikan perekonomian. Pada sistem
ini pemerintah menentukan barang dan jasa apa yang akan diproduksi,
dengan cara atau metode bagaimana barang tersebut diproduksi, serta
untuk siapa barang tersebut diproduksi.
Ciri dari sistem ekonomi komando adalah :
1. Semua alat dan sumber-sumber daya dikuasai pemerintah
2. Hak milik perorangan tidak diakui
3. Kebijakan perekonomian diatur sepenuhnya oleh pemerintah
Kebaikan dari sistem ekonomi terpusat adalah:
1. Pemerintah lebih mudah mengendalikan inflasi, pengangguran dan masalah ekonomi lainnya
2. Pasar barang dalam negeri berjalan lancar
3. Pemerintah dapat turut campur dalam hal pembentukan harga
Kelemahan dari sistem ekonomi terpusat adalah :
1. Mematikan inisiatif individu untuk maju
2. Sering terjadi monopoli yang merugikan masyarakat
3. Masyarakat tidak memiliki kebebasan dalam memilih sumber daya
4. Sistem Ekonomi Campuran
Sistem
ekonomi campuran merupakan dari sistem ekonomi pasar dan terpusat,
dimana pemerintah dan swasta saling berinteraksi dalam memecahkan
masalah ekonomi.
Ciri dari sistem ekonomi campuran adalah :
1. Merupakan gabungan dari sistem ekonomi pasar dan terpusat
2. Barang modal dan sumber daya yang vital dikuasai oleh pemerintah
3. Peran pemerintah dan sektor swasta berimbang.
2. Barang modal dan sumber daya yang vital dikuasai oleh pemerintah
3. Peran pemerintah dan sektor swasta berimbang.
Secara
umum saat ini hampir tidak ada negara yang murni melaksanakan sistem
ekonomi terpusat maupun pasar, yang ada adalah kecenderungan terhadap
ekonomi pasar seperti Amerika, Hongkong, dan negara–negara eropa barat
yang berpaham liberal, sementara negara yang pernah menerapkan ekonomi
terpusat adalah Kuba, Polandia dan Rusia yang berideologi sosialis atau
komunis. Kebanyakan negara-negara menerapkan sistem ekonomi campuran
seperti Perancis, Malaysia dan Indonesia.
Namun perubahan politik dunia juga mempengaruhi sistem ekonomi, seperti halnya yang dialami Uni Soviet pada masa pemerintahan Boris Yeltsin, kehancuran komunisme juga mempengaruhi sistem ekonomi soviet, dari sistem ekonomi terpusat (komando) mulai beralih ke arah ekonomi liberal dan mengalami berbagai perubahan positif.
Namun perubahan politik dunia juga mempengaruhi sistem ekonomi, seperti halnya yang dialami Uni Soviet pada masa pemerintahan Boris Yeltsin, kehancuran komunisme juga mempengaruhi sistem ekonomi soviet, dari sistem ekonomi terpusat (komando) mulai beralih ke arah ekonomi liberal dan mengalami berbagai perubahan positif.
B. Apa yang dimaksud dengan permintaan dan penawaran
A. Permintaan
1. Pengertian Permintaan
Apakah yang dimaksud dengan Permintan itu?
Permintaan (Demand) adalah jumlah barang dan jasa tertentu yang diminta oleh konsumen pada tingkat harga tertentu dan pada situasi tertentu. Dari pengertian permintaan tersebut ada 3 faktor yang mempengaruhi permintaan. Pertama adalah barang dan jasa. Kebutuhan konsumen pada dasarnya merupakan permintaan akan barang dan jasa tertentu. Kedua, adalah harga. Jumlah (banyak atau sedikitnya )
permintaan dipengaruhi oleh tingkat harga. Jika harga naik maka jumlah permintaan akan berkurang sedangkan apabila harga turun maka jumlah permintaan akan naik.
Contoh: Pada saat harga gula Rp. 4500 per-Kg Saya mampu membeli 10 Kg sebulan. Kemudian harga naik menjadi Rp. 5800 per-Kg Saya hanya mampu membeli 8 Kg per-bulan.
Sehingga hubungan antara harga (price) dengan permintaan (demand) berbanding terbalik. Artinya jika harga naik jumlah permintaan akan turun, dan jika harga turun jumlah permintaan akan naik.
Ketiga adalah situasi. Dalam situasi tertentu, misalnya pada saat menghadapi hari raya tertentu (Lebaran atau natal) atau pada saat terjadi kelangkaan Minyak tanah, konsumen bersedia membeli barang atau jasa tertentu dengan harga yang sangat mahal.
Ingat Permintaan itu datangnya dari Konsumen (Pembeli)
Ada 3 Jenis permintaan, yaitu :
Permintaan Efektif, yaitu permintaan dari konsumen (Pembeli) yang disertai oleh kemampuan membayar.
Permintan Potensial yaitu permintaan yang memiliki kemampuan untuk membeli tetapi belum melaksanakan pembelian tersebut.
Permintaan Absurd/ Mutlak yaitu permintaan yang tidak didukung dengan kemampuan membayar.
B. Penawaran
2. Pengertian Penawaran
Apakah yang dimaksud dengan penawaran itu?
Penawaran (Supply) adalah jumlah barang atau jasa yang akan dijual (ditawarkan) pada berbagai tingkat harga dan situasi tertentu.
Ingat Jika permintaan datangnya dari Konsumen atau pembeli. Sedangkan Penawaran datangnya dari Produsen atau penjual. Tentu saja karena penawaran datangnya dari produsen maka setiap produsen menginginkan harga barang yang ditawarkannya cukup tinggi, walaupun dengan resiko barang yang dijual sedikit. Artinya jika harga barang tinggi maka semakin banyak produsen yang menawarkan. Sebaliknya jika harga rendah (murah) maka makin sedikit produsen yang menawarkan.
C. Faktor – Faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran
a. Faktor-faktor yang mempengaruhi Permintaan :
• Harga barang itu sendiri - Selera masyarakat
• Pendapatan - adanya barang substitusi
• Perkiraan harga yang akan datang - Distribusi pendapatan
b. Faktor-faktor yang mempengaruhi Penawaran :
• Harga barang itu sendiri - Faktor produksi yang digunakan
• Biaya produksi - Kebijakan Pemerintah
• Teknologi - Harapan Keuntungan
Hukum permintaan
Hukum Permintaan (Law of Demand) Berbunyi :
Jika Harga (P) naik maka jumlah permintaan akan berkurang dan jika harga (P) turun maka jumlah permintaan akan meningkat
Hukum permintaan tersebut akan berlaku apabila faktor-faktor yang mempengaruhinya tetap, seperti, Pendapatan masyarakat, selera, dll. Dalam ilmu ekonomi keadaan tetap tersebut dinamakan Cateris Paribus.
Hukum Penawaran
hukum penawaran (law of supply) berbunyi :
Jika harga(P) naik maka jumlah penawaran (Q) akan naik dan jika harga (P) turun maka jumlah penawaran Q) akan turun.
Hukum penawaran tersebut akan berlaku jika faktor-faktor yang mempengaruhinya bersifat Cateris Paribus. Faktor-faktor yang mempengaruhi tersebut adalah Biaya Produksi, Munculnya produsen baru, harga sumber-sumber produksi, Teknologi Produksi dan harapan atau ekspektasi Produsen.
Contoh Kasus:
1) Saat ini Kondisi harga pasaran sebuah RAM pada PC(Personal Computer) Tipe DDR2 sedang naik harga barang tersebut namun permintaan untuk barang ini justru cendrung lebih banyak diminta oleh masyarakat dibanding dengan RAM bertipe SDRAM, DDR1 maupun DDR3, mungkin karena faktor apa saya juga masih tidak faham namun menurut isue yang saya dapatkan bahwan perusahaan yang membuat barang tersebut sedang gencar-gencarnya menjual produk mereka yang bertipe DDR3. Dengan demikian saya berkesimpulan untuk saat ini, hukum permintaan yaitu :"jika harga naik jumlah permintaan akan turun, dan jika harga turun jumlah permintaan akan naik." tidak berlaku untuk saat ini sebab dengan kasus yang telah dijelaskan.
1. Pengertian Permintaan
Apakah yang dimaksud dengan Permintan itu?
Permintaan (Demand) adalah jumlah barang dan jasa tertentu yang diminta oleh konsumen pada tingkat harga tertentu dan pada situasi tertentu. Dari pengertian permintaan tersebut ada 3 faktor yang mempengaruhi permintaan. Pertama adalah barang dan jasa. Kebutuhan konsumen pada dasarnya merupakan permintaan akan barang dan jasa tertentu. Kedua, adalah harga. Jumlah (banyak atau sedikitnya )
permintaan dipengaruhi oleh tingkat harga. Jika harga naik maka jumlah permintaan akan berkurang sedangkan apabila harga turun maka jumlah permintaan akan naik.
Contoh: Pada saat harga gula Rp. 4500 per-Kg Saya mampu membeli 10 Kg sebulan. Kemudian harga naik menjadi Rp. 5800 per-Kg Saya hanya mampu membeli 8 Kg per-bulan.
Sehingga hubungan antara harga (price) dengan permintaan (demand) berbanding terbalik. Artinya jika harga naik jumlah permintaan akan turun, dan jika harga turun jumlah permintaan akan naik.
Ketiga adalah situasi. Dalam situasi tertentu, misalnya pada saat menghadapi hari raya tertentu (Lebaran atau natal) atau pada saat terjadi kelangkaan Minyak tanah, konsumen bersedia membeli barang atau jasa tertentu dengan harga yang sangat mahal.
Ingat Permintaan itu datangnya dari Konsumen (Pembeli)
Ada 3 Jenis permintaan, yaitu :
Permintaan Efektif, yaitu permintaan dari konsumen (Pembeli) yang disertai oleh kemampuan membayar.
Permintan Potensial yaitu permintaan yang memiliki kemampuan untuk membeli tetapi belum melaksanakan pembelian tersebut.
Permintaan Absurd/ Mutlak yaitu permintaan yang tidak didukung dengan kemampuan membayar.
B. Penawaran
2. Pengertian Penawaran
Apakah yang dimaksud dengan penawaran itu?
Penawaran (Supply) adalah jumlah barang atau jasa yang akan dijual (ditawarkan) pada berbagai tingkat harga dan situasi tertentu.
Ingat Jika permintaan datangnya dari Konsumen atau pembeli. Sedangkan Penawaran datangnya dari Produsen atau penjual. Tentu saja karena penawaran datangnya dari produsen maka setiap produsen menginginkan harga barang yang ditawarkannya cukup tinggi, walaupun dengan resiko barang yang dijual sedikit. Artinya jika harga barang tinggi maka semakin banyak produsen yang menawarkan. Sebaliknya jika harga rendah (murah) maka makin sedikit produsen yang menawarkan.
C. Faktor – Faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran
a. Faktor-faktor yang mempengaruhi Permintaan :
• Harga barang itu sendiri - Selera masyarakat
• Pendapatan - adanya barang substitusi
• Perkiraan harga yang akan datang - Distribusi pendapatan
b. Faktor-faktor yang mempengaruhi Penawaran :
• Harga barang itu sendiri - Faktor produksi yang digunakan
• Biaya produksi - Kebijakan Pemerintah
• Teknologi - Harapan Keuntungan
Hukum permintaan
Hukum Permintaan (Law of Demand) Berbunyi :
Jika Harga (P) naik maka jumlah permintaan akan berkurang dan jika harga (P) turun maka jumlah permintaan akan meningkat
Hukum permintaan tersebut akan berlaku apabila faktor-faktor yang mempengaruhinya tetap, seperti, Pendapatan masyarakat, selera, dll. Dalam ilmu ekonomi keadaan tetap tersebut dinamakan Cateris Paribus.
Hukum Penawaran
hukum penawaran (law of supply) berbunyi :
Jika harga(P) naik maka jumlah penawaran (Q) akan naik dan jika harga (P) turun maka jumlah penawaran Q) akan turun.
Hukum penawaran tersebut akan berlaku jika faktor-faktor yang mempengaruhinya bersifat Cateris Paribus. Faktor-faktor yang mempengaruhi tersebut adalah Biaya Produksi, Munculnya produsen baru, harga sumber-sumber produksi, Teknologi Produksi dan harapan atau ekspektasi Produsen.
Contoh Kasus:
1) Saat ini Kondisi harga pasaran sebuah RAM pada PC(Personal Computer) Tipe DDR2 sedang naik harga barang tersebut namun permintaan untuk barang ini justru cendrung lebih banyak diminta oleh masyarakat dibanding dengan RAM bertipe SDRAM, DDR1 maupun DDR3, mungkin karena faktor apa saya juga masih tidak faham namun menurut isue yang saya dapatkan bahwan perusahaan yang membuat barang tersebut sedang gencar-gencarnya menjual produk mereka yang bertipe DDR3. Dengan demikian saya berkesimpulan untuk saat ini, hukum permintaan yaitu :"jika harga naik jumlah permintaan akan turun, dan jika harga turun jumlah permintaan akan naik." tidak berlaku untuk saat ini sebab dengan kasus yang telah dijelaskan.
2)
Akhir-akhir minggu ini pemerintah membahas akan dinaikkannya BBM,
sedangkan banyak masyarakat yang kurang setuju terutama masyarakat yang
kurang sejahtera. Namun kalau BBM tidak dinaikkan maka APBN akan jebol.
Inilah yang mempengaruhi perekonomian suatu Negara, apabila ini solusi
terbaik pemerintah harus bertanggung jawab atas keputusan yg telah
dibuat yaitu, mampu memenuhi kebutuhan rakyatnya dan mesejahterakan
rakyat miskin. Kalau tidak berhasil maka pemerintah telah gagal dalam
menjalankan kewajibannya.
3)
Kasus korupsi Wisma Atlet, rekening gendut PNS (pegawai pajak) dan
banyak kasus lainnya. Ini salah satu tindak criminal yang mencoreng nama
baik pemeritahan Indonesia yang sangat merugikan Negara Indonesia.
Penutup
Kesimpulan : Sistem perekonomian sebuah negara sangatlah penting. Kemajuan atau berkembangnya sebuah negara diukur dari perekonomian negara tersebut, naik/turun. lalu sistem pemerintah yang bekerja didalam mampu atau tidak menangani permasalahan-permasalahan ekonomi dan memecahkan permasalahan tersebut.
Saran : Pemerintah
harus bekerja sesuai dengan semaksimal mungkin, jujur, bertanggung
jawab, dan transparan tehadap masyarakat. Koruptor adalah musuh terbesar
negara, yang seperti ini tidak harus dilindungi karena akan merusak
moral negara dan memperburuk perekonomian negara.
Daftar Pustaka :
Sumber pribadi
No comments:
Post a Comment